Tuesday, 24 February 2015
Mengapa Prof. Romli Mendukung Putusan Hakim Sarpin
Guru Besar (Emeritus) Hukum Pidana
Putusan praperadilan yang dipimpin hakim Sarpin Rizaldi, seorang hakim senior dengan golongan pangkat IV/D, telah mengundang prokontra.
Penulis yang memberikan keterangan ahli dari pihak Budi Gunawan dan Divisi Hukum Mabes Polri serta secara langsung mengalami dan melihat sosok hakim senior Sarpin dapat mengatakan kepada publik bahwa ia sosok hakim yang berani, tegas, dan mumpuni dari sisi ilmu hukum.
Bahkan dalam beberapa kesempatan tanya jawab, hakim Sarpin ikut membantu kuasa hukum Budi Gunawan dan KPK untuk memperbaiki pertanyaannya sehingga pertanyaan hanya meminta pendapat ahli, bukan penilaian ahli terhadap fakta kasus yang dituduhkan kepada Budi Gunawan.
Berbeda dengan mantan hakim agung RI yang juga kolega senior dari hakim Sarpin, penulis mengapresiasi hakim Sarpin karena dari pengalamannya sebagai hakim senior dan dalam pertimbangannya menunjukkan bahwa yang bersangkutan memahami betul hakikat lembaga praperadilan dalam konteks sistem peradilan pidana terpadu berdasarkan UU RI Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. Hakikat ini tidak banyak orang, sekalipun ahli hukum pidana, memahami dengan sungguhsungguh dan baik.
Mengapa Hakim Sarpin Menangkan Budi Gunawan
1. Tersangka obyek praperadilan.
"Penetapan tersangka merupakan obyek praperadilan," kata Sarpin saat membacakan putusan praperadilan, Senin, 16 Februari, 2015. Karena proses penetapan tersangka adalah bagian dari penyelidikan dan penyidikan. Sedangkan proses penyelidikan dan penyidikan, kata dia, akan berujung pada penangkapan dan penahanan, yang merupakan bagian dari praperadilan. Sarpin menuturkan, memang, di dalam Pasal 77 juncto 82 ayat (1) juncto 95 ayat (1) dan (2) KUHAP serta Pasal 1 angka 10 KUHAP tidak disebutkan penetapan tersangka termasuk dalam obyek praperadilan. Namun, Sarpin berpendapat, bukan berarti jika tidak disebutkan kemudian bukan wewenang praperadilan. Menurut Sarpin, di dalam Undang-Undang Kehakiman, hakim memiliki wewenang mengadili sebuah perkara yang belum ada di dalam aturan. "Tujuannya, memberi tafsir yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Monday, 23 February 2015
Bagaimana Cara Kerja Kincir Angin
Kini turbin angin lebih banyak digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan listrik masyarakat, dengan menggunakan prinsip konversi energi dan menggunakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui yaitu angin. Walaupun sampai saat ini pembangunan turbin angin masih belum dapat menyaingi pembangkit listrik konvensional (Contoh: PLTD,PLTU,dll), turbin angin masih lebih dikembangkan oleh para ilmuwan karena dalam waktu dekat manusia akan dihadapkan dengan masalah kekurangan sumber daya alam tak terbaharui (Contoh : batubara, minyak bumi) sebagai bahan dasar untuk membangkitkan listrik.
Monday, 28 April 2014
Contoh Program Java: Sort dan Search Memakai Library Arrays
Pengurutan dan pencarian adalah topik yang senantiasa berhubungan. Setidaknya data yang sudah terurut akan memudahkan pencarian. Untuk data berukuran kecil mungkin belum terasa. Namun, jika data sudah berukuran besar, pencarian yang efektif menjadi hal yang sedemikian penting.Ada cukup banyak metode pencarian maupun pengurutan yang bisa kita temukan di internet. Di dalam topik pengurutan kita kenal bubble sort, selection sort, insertion sort hingga yang melibatkan rekursi seperti quick sort dan merge sort. Sedangkan dalam hal pencarian kita kenal metode sequential dan indexed sequential search serta binary search.
Mengingat pentingnya kedua topik tersebut, bahasa pemrograman Java telah menyediakan pustakan khusus untuk menanganinya. Programmer tidak perlu lagi menulis source code dari awal. Dengan memakai pustaka Arrays yang ada dalam paket java.util, sorting dan searching dapat dilakukan dengan begitu mudahnya. Berikut ini contoh programnya:
import java.util.Arrays; //import pustaka
/**
*
* @author bluejundi
*/
public class sortnsearch {
static int data [] = {2,5,1,3,9,6,0,7,8}; //siapkan array-nya
public static void main(String args[])
{
Arrays.sort(data); //panggil method sorting
System.out.println(Arrays.toString(data)); //tampilkan hasil sorting
int key = 7; //set kunci yang akan dicari
int indeks_kunci = Arrays.binarySearch(data, key); //panggil method binary search
System.out.println("Kunci "+key+" ditemukan di indeks "+indeks_kunci); //tampilkan hasil search
}
}
Download file: sortnsearch.java
Tuesday, 18 March 2014
Rekursi: Towers of Hanoi
Aturan mainnya adalah memindah piringan hanya boleh satu saja sekali angkat untuk dipindahkan ke tiang lain. Tiang yang disediakan sejumlah 3 buah, salah satunya adalah tiang bantuan. Di tiang asal terdapat sejumlah piringan yang telah tersusun dengan urut dari besar kemudian semakin ke atas semakin mengecil. Tujuannya adalah memindahkan semua piringan ke tiang tujuan dengan posisi yang kembali urut sebagaimana semula. Selama pemindahan tidak diperbolehkan ada susunan piringan yang mana piringan yang lebih kecil berada di bawah yang lebih besar.
Berikut ini adalah contoh source code programnya dalam bahasa Java untuk menyelesaikan kasus tersebut. Dengan teknik rekursi, program menjadi lebih sederhana namun sangat powerfull untuk menyelesaikan permasalahan:
public class hanoi
{
static int langkah;
public static void towers( int n, char from, char to, char aux)
{
if ( n == 1 ) {
langkah++;
System.out.println(langkah + ". Pindahkan disk 1 dari "+ from +" ke "+ to);
return;
}
towers( n - 1, from, aux, to );
langkah++;
System.out.println(langkah + ". Pindahkan disk "+ n +" dari "+ from +" ke "+ to);
towers( n - 1, aux, to, from );
}
public static void main(String[] args) {
towers(3,'A','C','B');
}
}
Thursday, 5 December 2013
Contoh Program Java OOP Relasi Class (Studi Kasus Sepeda Motor)
>> Source code <<
class sepedamotor
class orang
class aplikasi
Catatan: Ubah ekstensi .doc, menjadi .java terlebih dulu :)
Tuesday, 24 September 2013
Monday, 14 January 2013
Program Java: Circular Queue Memakai Linked List
- file class
- file main
Untuk bisa menjalankan:
1. Ubah ekstensi file download-an dari .java.doc menjadi .java saja.
2. Letakkan kedua file tersebut ke dalam project yang sama (lebih baik jika project baru).
3. Klik kanan pada file menu, kemudian pilih "Running".
nb: thanks to prasanti "asti" asrining puri
Monday, 1 October 2012
Panduan dan Daftar Judul Pemenang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
- Panduan PKM 2012 (pendanaan 2013)
- Daftar Judul Pemenang PKM 2013
- Daftar Judul Pemenang PKM 2012
- Daftar Judul Pemenang PKM 2011
- Contoh Judul Pemenang PKM 2010
Semoga bermanfaat :)
Artikel terkait: Pimnas 2013 dan Panduan PKM 2013-2014.
Wednesday, 20 June 2012
Library (Pustaka) Queue dalam Bahasa Pemrograman Java
Sama halnya dengan library Linked List maupun Stack, bahasa pemrograman Java juga telah menyediakan pustaka khusus untuk implementasi struktur data queue (antrian). Dengan adanya pustaka ini, programmer tidak perlu lagi menuliskan class dan method primitif untuk queue. Sebaliknya, programmer cukup mendeklarasikan obyeknya dan langsung memanggil/ menjalankan fungsi-fungsi (method) yang diinginkan.
Dalam penjelasan resmi di situs oracle.com, ada 5 method utama dalam pustaka queue. Yaitu element(), offer(object), peek(), poll(), dan remove(). Berikut ini contoh program sederhananya:
import java.util.LinkedList;
import java.util.Queue;
/**
*
* @author javadb.com
*/
public class Main {
/**
* Example method for using a Queue
*/
public void queueExample() {
Queue queue = new LinkedList();
//Using the add method to add items.
//Should anything go wrong an exception will be thrown.
queue.add(“item1″);
queue.add(“item2″);
//Using the offer method to add items.
//Should anything go wrong it will just return false
queue.offer(“Item3″);
queue.offer(“Item4″);
//Removing the first item from the queue.
//If the queue is empty a java.util.NoSuchElementException will be thrown.
System.out.println(“remove: ” + queue.remove());
//Checking what item is first in line without removing it
//If the queue is empty a java.util.NoSuchElementException will be thrown.
System.out.println(“element: ” + queue.element());
//Removing the first item from the queue.
//If the queue is empty the method just returns false.
System.out.println(“poll: ” + queue.poll());
//Checking what item is first in line without removing it
//If the queue is empty a null value will be returned.
System.out.println(“peek: ” + queue.peek());
}
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
new Main().queueExample();
}
}
Sumber:
- http://www.javadb.com/using-a-queue-or-linkedlist
- http://docs.oracle.com/javase/1.5.0/docs/api/java/util/Queue.html


