“Tidak adakah tempat di bumi ini di mana kami bisa berlindung, tidak adakah negara yang mau memberikan kami tempat untuk hidup?” Kami adalah satu-satunya orang di bumi ini yang tidak mendapatkan hak asasi manusia. Bagi mereka kami adalah binatang,” demikian ungkapan hati seorang pria Muslim Rohingya yang menjadi salah satu korban kekejaman di Arakan.
Muslim Rohingya di Arakan, hingga saat ini masih tertindas oleh pemerintah dan warga Buddha di sana yang menganggap bahwa orang-orang Rohingya adalah imigran ilegal yang datang dari Bangladesh. Selama ini kebanyakan media internasional juga turut membentuk opini bahwa etnis Rohingya di Myanmar adalah imigran Bengali yang terlibat bentrokan “sektarian” dengan warga Buddha Rakhine. Benarkah demikian? mari kita kenali sekilas tentang Muslim Rohingya di Arakan.
Showing posts with label Siapakah. Show all posts
Showing posts with label Siapakah. Show all posts
Tuesday, 19 May 2015
Monday, 9 March 2015
Siapakah Jenderal Polisi yang Paling Jujur
Hoegeng Iman Santoso. Inilah polisi yang disebut sebagai contoh jenderal
jujur yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Kapolri yang patut menjadi
teladan bagi seluruh anggota Korps Bhayangkara. Bahkan, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur memiliki
anekdot: hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia. Mereka yakni patung
polisi, polisi tidur, dan Hoegeng.
Dan kini, Kapolri ke-5, almarhum Hoegeng mendapat rekor MURI sebagai polisi paling jujur sedunia. Penghargaan itu langsung diberikan oleh Direktur MURI Jaya Suprana kepada istri Hoegeng, Merry Roeslani di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 5 Maret 2015. Wanita berusia 90 tahun itu tak kuasa menahan haru atas pemberian rekor penghargaan yang didapat suaminya meski telah tiada. Tampak matanya berkaca-kaca saat menerima piagam dari MURI.
Dan kini, Kapolri ke-5, almarhum Hoegeng mendapat rekor MURI sebagai polisi paling jujur sedunia. Penghargaan itu langsung diberikan oleh Direktur MURI Jaya Suprana kepada istri Hoegeng, Merry Roeslani di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 5 Maret 2015. Wanita berusia 90 tahun itu tak kuasa menahan haru atas pemberian rekor penghargaan yang didapat suaminya meski telah tiada. Tampak matanya berkaca-kaca saat menerima piagam dari MURI.
Subscribe to:
Posts (Atom)
