Rasulullah saw menganjurkan kepada kita untuk menghidupkan malam
Ramadhan dengan memperbanyak sholat. Abu Hurairah r.a. menceritakan
bahwa Nabi saw. Sangat mengajurkan qiyam ramadhan dengan tidak
mewajibkannya. Kemudian Nabi saw. Bersabda, “Siapa yang mendirikan
shalat di malam Ramadhan dengan penuh keimanan dan harapan, maka ia
diampuni dosa-dosanya yang telah lampau.” (muttafaq alaih)
Dan
fakta sejarah memberi bukti, sejak zaman Rasulullah saw. hingga kini,
umat Islam secara turun temurun mengamalkan anjuran Rasulullah ini.
Alhamdulillah. Tapi sayang, dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan di
beberapa hal yang kadang mengganggu ikatan ukhuwah di kalangan umat.
Seharusnya itu tak boleh terjadi jika umat tahu sejarah disyariatkannya
shalat tarawih.
